Prosedur dan Fungsi di Turbo Pascal

A. Konsep pemrograman prosedural
Ketika program yang dibuat sudah terlalu panjang ratusan bahkan puluhan ribu baris, sehingga kita mengalami kesulitan untuk memahami jalannya program secara keseluruhan, maka ada baiknya bila program tersebut dipecah menjadi beberapa bagian yang biasanya disebut modul, subprogram atau subrutin. Konsep semacam ini biasa disebut dengan pemrograman prosedural. Dalam tulisan ini selanjutnya akan digunakan kata modul supaya lebih ringkas. Turbo Pascal yang digunakan pada percobaan ini adalah versi 7.1, bila anda menggunakan Turbo Pascal 7.0 maka prosesnya tidak jauh berbeda.
Memecah program menjadi modul-modul tentunya akan lebih memudahkan dalam mencari kesalahan, memperbaiki serta membuat dokumentasinya. Pembuatan modul di Turbo Pascal dibagi dua jenis yaitu : Prosedur dan Fungsi. Prosedur atau Fungsi adalah suatu modul program yang terpisah dari program utama, diletakan dalam blok tersendiri yang berfungsi sebagai bagian dari program. Setiap prosedur diawali dengan kata cadangan (reserver word) Procedure, sedangkan Fungsi diawali dengan kata cadangan Function.
Prosedur atau Fungsi banyak digunakan pada program terstruktur, karena :
1. Merupakan penerapan konsep modular, yaitu memecah program menjadi modul-modul atau subprogram-subprogam yang lebih sederhana.
2. Untuk hal-hal yang sering dilakukan berulang-ulang, cukup dituliskan sekali saja dalam prosedur dan dapat dipanggil atau dipergunakan sewaktu-waktu bila diperlukan.

B. Penulisan Prosedur (Procedure)
Prosedur memiliki struktur yang sama dengan struktur program, yaitu terdiri dari nama prosedur, deklarasi-deklarasi dan bagian deskripsi (statement atau aksi di dalam prosedur). Semua deklarasi di dalam prosedur bersifat lokal sehingga hanya bisa digunakan oleh prosedur itu saja, sedangkan deklarasi di dalam program utama bersifat global sehingga dapat dikenali di seluruh bagian program. Struktur umum prosedur adalah sebagai berikut :












Gambar 1. Cara Penulisan Prosedur di dalam Turbo Pascal

Struktur blok program utama beserta prosedur, adalah sebagai berikut :











Gambar 2. Struktur blok program beserta prosedur tanpa parameter

C. Bagaimana jika tanpa prosedur ?
Apakah dalam suatu program harus selalu terdapat prosedur? Jawabannya adalah tidak. Bila kita membuat program yang sangat sederhana, misalnya program untuk menampilkan kata “hallo world” di layar, maka boleh saja tidak menggunakan prosedur. Untuk lebih jelasnya berikut disajikan contoh program untuk menghitung luas dan keliling persegipanjang yang menggunakan prosedur dan tanpa prosedur.

















Gambar 3. Program Persegipanjang tanpa prosedur
Gambar 3. Program PersegiPanjang tanpa menggunakan prosedur

Bila dituliskan di Editor Turbo Pascal kira-kira tampilannya seperti dibawah ini. Untuk melihat hasilnya silahkan tekan Ctrl + F9.


Gambar 4. Tampilan di Editor Turbo Pascal, Program Persegipanjang tanpa prosedur

Setelah dirunning (Ctrl + F9), maka hasilnya seperti dibawah ini, kemudian cobalah untuk menginputkan data , misal : 4 untuk panjang dan 6 untuk lebar maka hasilnya adalah, Luas = 24 dan Keliling = 20.

Gambar 5. Tampilan setelah dirunning

Silahkan anda bisa mencoba dengan menginputkan angka yang berbeda, yang penting tidak melebihi 255, karena type data byte yang digunakan oleh variabel p dan l seperti pada contoh program diatas hanya mampu menampung data berupa angka sampai dengan 255, sedangkan variabel luas & keliling hanya mampu menampung angka -32768 s/d 32767 karena menggunakan tipe data integer. Mengapa demikian, bagaimana cara mengetahui jangkauan suatu tipe data?, Untuk mengetahui jangkauan (range) tipe data, anda bisa melihat di bagian help. Caranya : Help > Index, kemudian cari kata integer, lalu tekan enter maka akan muncul tampilan sebagai berikut :

Gambar 6. Tampilan Help di turbo pascal ketika menampilkan tipe data

Oh ya! di Turbo Pascal, terdapat fasilitas untuk mengatur warna tampilan, misalnya warna Sintaks (sintax), bila anda ingin mencoba silahkan masuk ke menu Option > Environment > Color. Di bagian Group cari kata Syntax, selanjutnya di bagian Item, terdapat item-item : Whitespace, Comments, Reserver Words, Identifiers, Symbols, Strings, Numbers, Assembler yang dapat diatur warna tampilannya, caranya pilih salah satu Item kemudian pilih warna apa yang dikehendaki pada bagian Foreground untuk warna depan sedangkan Background untuk warna latar belakang.


Gambar 7. Tampilan menu Colors

Pengaturan tampilan warna sintax pada Editor Turbo Pascal memang bukan suatu kewajiban, dan tidak akan berpengaruh terhadap proses program. Tetapi hal ini bermanfaat pada saat proses pembuatan/pengetikan program, dimana perbedaan warna item-item sintax akan membantu kita dalam pembacaan program.















D. Menggunakan prosedur

Selanjutnya kita modifikasi program tadi, dengan menambahkan prosedur sehingga menjadi seperti dibawah ini :


















Gambar 8. Program Persegipanjang menggunakan prosedur

Pada program tanpa prosedur maka seluruh statement dituliskan di dalam blok program utama, sehingga ketika program semakin besar maka blok program utama semakin padat. Tetapi bila menggunakan prosedur maka di dalam blok program utama akan lebih sedikit, karena hanya berisi nama prosedur yang dibutuhkan dan statement tambahan lainnnya yang dibutuhkan. Pada contoh diatas nama prosedur yang dipanggil di dalam blok program utama yaitu Hitung_Luas dan Hitung_Keliling dan arah pemanggilan prosedur digambarkan dengan garis putus-putus berwarna merah agar lebih jelas.
Bila dituliskan di Editor Turbo Pascal kira-kira tampilannya seperti dibawah ini. Untuk melihat hasilnya, seperti biasa silahkan tekan Ctrl + F9. Bila program sudah dieksekusi maka kedua program tersebut (program dengan prosedur atau tanpa prosedur) akan memberikan hasil yang sama, tetapi dari teknik pembuatan program jelas berbeda.

Gambar 9. Tampilan di Editor Turbo Pascal,
Program Persegipanjang menggunakan prosedur

Ketika kita membuat suatu program tanpa prosedur maka seluruh statement yang terdapat di dalam program utama akan dieksekusi secara beruntun (sequential) dari atas ke bawah, sedangkan bila menggunakan prosedur, maka program utama hanya akan mengeksekusi prosedur-prosedur yang dipanggil, bila prosedur tersebut dipanggil di dalam program utama, jadi bila untuk sementara kita tidak membutuhkannya, maka cara mudah yang dapat kita lakukan yaitu tidak usah menghapusnya tetapi cukup dengan tidak memanggilnya di dalam blok program utama.









Gambar 10. Arah eksekusi program utama ketika terdapat prosedur, maka akan memanggil prosedur dan melakasanakan statement yang terdapat di dalam prosedur

E. Variabel Global dan Variabel Lokal
Untuk lebih memudahkan kita memahami variabel lokal dan variabel global, mari kita modifikasi listing prorgram pada Gambar 9, perubahannya hanya sedikit yaitu, memindahkan penulisan variabel ls ke dalam Procedure Hitung_luas , dan variabel kel dipindahkan ke dalam Procedure Hitung_keliling, sehingga menjadi seperti dibawah ini.


Gambar 11. Program Persegipanjang menggunakan prosedur dengan variabel lokal

Variabel p dan l pada listing program di Gambar 11 diatas, bersifat global sehingga dapat dikenali baik di program utama maupun didalam Procedure Hitung_luas dan Procedure Hitung_keliling, variabel semacam itulah yang dimaksud dengan variabel global. Sedangkan variabel ls dan variabel kel bersifat lokal dan hanya dikenali oleh program itu sendiri, variabel seperti itu disebut variabel lokal. Bila variabel lokal dipanggil diluar prosedur tersebut maka tidak akan dikenali dan program menjadi error, sebagai bukti mari kita sedikit modifikasi listing program pada gambar 11, output program yang terdapat pada masing-masing program kita pindahkan ke dalam blok program utama, sehingga di dalam setiap prosedur hanya terdapat satu statement saja, hasilnya seperti dibawah ini.

Gambar 12. Program Persegipanjang , bila variabel lokal dipanggil dari luar

Bila program tersebut dicompile maka akan terjadi error karena variabel ls dan kel tidak dikenali (unknown identifier) di dalam blok program utama. Prosedur yang terdapat di dalam program pada listing diatas adalah contoh prosedur tanpa parameter.. Bila prosedur tidak memiliki parameter maka tanda kurung setelah nama prosedur tidak perlu disertakan. Agar listing program pada gambar 12 tidak terjadi error ketika dicompile, maka dapat dilakukan cara sebagai berikut :
1. Dibuat bersifat global
Supaya suatu variabel bersifat global, maka harus dideklarasikan di atas modul yang menggunakannya. Misalnya listing program pada gambar 12 dikembalikan sepertii listing program pada gambar 11.
2. Dikirim sebagai parameter ke modul yang membutuhkannya.
Bagaimana caranya?, apa yang dimaksud dengan parameter?, semoga tulisan berikut ini bisa menjawab kedua pertanyaan tersebut.

F. Parameter
Secara sederhana parameter merupakan variabel yang dituliskan di dalam kurung setelah nama prosedur atau fungsi. Dalam pembuatan program biasanya diperlukan pertukaran informasi antara prosedur atau fungsi, serta pada blok progam utama dimana nama prosedur atau fungsi tersebut dipanggil.
Berdasarkan penulisannya terdapat 2 jenis parameter, yaitu : parameter formal (formal parameter) dan parameter aktual (actual parameter). Parameter formal adalah parameter yang disertakan/dituliskan pada saat pendefinisian prosedur/fungsi itu sendiri. Sedangkan parameter aktual adalah parameter yang disertakan pada saat pemanggilan prosedur/fungsi tersebut di blok program utama.
Berdasarkan tujuannya terdapat 3 jenis parameter formal :
1. Parameter masukan (input parameter), yaitu : parameter yang nilainya berfungsi sebagai masukan untuk prosedur/fungsi, jenis parameter ini kadang disebut juga parameter nilai (value parameter atau parameter by value).
2. Parameter keluaran (output parameter), yaitu : parameter yang berfungsi untuk menampung keluaran yang dihasilkan oleh prosedur.
3. Parameter masukan/keluaran (input/output parameter) adalah parameter yang berfungsi sebagai “pintu” masuk dan keluar bagi prosedur tersebut. Parameter keluaran (output parameter) dan parameter masukan/keluaran (input/output parameter) kadang disebut parameter acuan (reference parameter atau paramater by reference).















Untuk lebih jelasnya, kita langsung praktekannya saja, seperti biasa kita modifikasi listing program pada gambar 12, sehingga hasilnya seperti dibawah ini.






















Gambar 13. Program Persegipanjang , dengan parameter

Parameter input adalah parameter yang nilainya berfungsi sebagai masukan untuk prosedur. Nilai yang dimasukan adalah nilai dari parameter aktual. Pada listing program gambar 13 diatas, parameter aktual/nyata (actual parameter) adalah pj dan lbr, sedangkan p dan l adalah parameter formal (formal parameter). Nama parameter aktual dan parameter formal boleh berbeda, yang penting tipe datanya sama, p dan l yang ditulis di dalam kurung setelah nama prosedur seperti listing program diatas termasuk ke dalam parameter input. Maksudnya bahwa p dan l berfungsi sebagai pintu masuk data bagi prosedur Hitung_Luas dan Hitung_Keliling. Data yang masuk ke dalam parameter p berasal dari parameter aktual pj, dan data yang masuk ke dalam parameter l berasal dari parameter aktual lbr. Bila diketikan di editor Turbo Pascal kurang lebih hasilnya sebagai berikut :

Gambar 14. Tampilan di Editor Turbo Pascal, Program Persegipanjang , dengan parameter

G. Passing Parameter
Proses pengiriman data dari parameter aktual ke parameter formal disebut dengan transfer parameter (passing parameter). Nama Parameter aktual dan parameter formal boleh berbeda, tetapi harus memiliki tipe data yang sama selain itu juga jumlah parameter aktual dan parameter formal harus sama. Di Turbo Pascal, parameter dapat dikirim/ditransfer secara nilai (by value) atau secara acuan (by reference).

1. Pengiriman parameter secara nilai (by value)
Jika parameter dikirim secara nilai (by value), maka parameter formal yang terletak di dalam pendefinisan prosedur akan berisi nilai yang dikirimkan dari parameter aktual, yang kemudian bersifat lokal di prosedur tersebut. Bila nilai parameter formal di dalam prosedur tersebut berubah, maka tidak akan mempengaruhi nilai parameter aktual (nilai parameter aktual tetap). Pengiriman parameter secara nilai (by value) biasanya terjadi pada jenis parameter masukan (input parameter). Agar lebih jelas seperti biasa kita modifikasi listing program Gambar 14, sehingga lebih pendek dan agar lebih sederhana kita buat hanya terdapat satu prosedur saja, hasil modifikasinya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.


















Gambar 15. Program Persegipanjang , dengan pengiriman parameter secara nilai

Nilai-nilai parameter aktual pj , lbr dan luas di dalam blok program utama dikirimkan ke parameter formal p, l dan ls di prosedur Hitung_Luas. Dengan demikian, nilai parameter p, l dan ls di prosedur Hitung_Luas akan berisi nilai yang sama dengan parameter pj , lbr dan luas di dalam blok program utama. Bila program dijalankan maka hasilnya seperti dibawah ini.


Gambar 16. Tampilan program hasil running

Parameter formal p akan berisi nilai yang sama dengan parameter aktual pj, yaitu 10. Parameter formal l akan berisi nilai yang sama dengan parameter aktual lbr, yaitu 6. Parameter formal ls akan berisi nilai yang sama dengan parameter aktual luas, yaitu 0. Selanjutnya pada prosedur Hitung_Luas, parameter formal ls kemudian berganti nilai sebesar nilai p dikali nilai l, sehingga nilai parameter formal ls menjadi 10 x 6 = 60. Nilai akhir parameter formal p, l dan ls adalah :
p = 10
l = 6
ls = 60
Gambar diatas adalah contoh pengiriman parameter secara nilai (by value), pengiriman parameter seperti ini sifatnya lokal, maksudnya perubahan nilai parameter di dalam prosedur tidak akan mempengaruhi nilai parameter aktual di blok program utama, sehingga nilai parameter luas tidak akan dipengaruhi oleh perubahan nilai ls, jadi nilai parameter luas masih tetap 0.
Jadi pengiriman parameter secara nilai (by value) mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1. Data yang dikirim dari parameter aktual di blok program utama ke parameter formal di prosedur adalah nilai dari datanya bukan alamat memori letak dari datanya.
2. Prosedur/Fungsi yang menerima nilai ini akan menyimpan data tersebut di alamat memori yang berbeda dari nilai aslinya yang digunakan oleh bagian program yang memanggil fungsi/prosedur tersebut di blok program utama.
3. Karena terdapat alamat memori yang berbeda, maka perubahan nilai di fungsi tidak akan merubah nilai asli di bagian program yang memanggil prosedur/fungsi tersebut.












2. Pengiriman parameter secara acuan (by reference)

Bila parameter dikirimkan secara acuan (by refence), maka perubahan-perubahan yang terjadi pada nilai parameter formal di prosedur akan mempengaruhi nilai parameter aktual di blok program utama. Jenis parameter ini dideklarasikan di dalam prosedur dengan menggunakan kata cadangan var. Seperti biasa, kita modifikasi program pada gambar 15, yaitu dengan menambahkan kata var pada paramaternya, sehingga hasilnya sebagai berikut :

















Gambar 17. Program Persegipanjang , dengan pengiriman parameter by reference

Nilai-nilai parameter aktual pj , lbr dan luas di dalam blok program utama dikirimkan ke parameter formal p, l dan ls di prosedur Hitung_Luas. Tetapi karena penulisan kata var sebelum ls pada parameter formal, maka parameter ls berfungsi sebagai parmeter input/output. Jenis pengiriman parameter seperti ini disebut pengiriman parameter secara acuan (by refence). Sehingga hasil perhitungan di prosedur Hitung_Luas yang ditampung di ls akan dilewatkan ke parameter ls di prosedur tersebut, selanjutnya dikirimkan kembali ke parameter luas di blok program utama. Dengan demikian parameter ls di prosedur Hitung_Luas akan berisi nilai yang sama dengan parameter luas di dalam blok program utama yaitu 60. Pada gambar diatas diberikan nomor urut 1, 2 dan 3 untuk menggambarkan urutan langkah transfer parameter dan juga menggunakan warna berbeda agar mudah membedakannnya.
Bila program dijalankan maka hasilnya seperti dibawah ini.

Gambar 18. Tampilan program hasil running

Pengiriman parameter secara acuan (by refence) biasanya terjadi pada jenis parameter keluaran (output parameter) dan parameter masukan/keluaran (input/output parameter). Pengiriman parameter secara acuan (by reference) mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1. Pada saat pengiriman nilai, yang dikirim dari parameter aktual di blok program utama ke parameter formal di prosedur adalah alamat letak dari nilai datanya bukan.
2. Prosedur/Fungsi yang menerima nilai ini akan menggunakan alamat memori yang sama dengan nilai aslinya yang digunakan oleh bagian program yang memanggil fungsi/prosedur tersebut di blok program utama.
3. Karena menggunakan alamat memori yang sama, maka perubahan nilai di prosedur/fungsi akan merubah nilai asli di bagian program yang memanggil prosedur/fungsi tersebut.










H. Penulisan Fungsi (Function)
Apa yang dimaksud dengan fungsi?. Fungsi tidak jauh berbeda dengan prosedur, yaitu suatu modul program terpisah dari progam utama yang diletakan dalam blok tersendiri yang berfungsi sebagai bagian dari program. Namun fungsi memiliki perbedaan mendasar dengan prosedur yaitu : fungsi memberikan nilai balik (return) sedangkan prosedur tidak. Cara penulisan fungsi di Turbo Pascal seperti dibawah ini :








Gambar 19. Cara Penulisan Fungsi














Gambar 20. Struktur blok program beserta Fungsi

Jika kita ketikan di editor Turbo Pascal, kira-kira tampilannya seperti terlihat pada gambar dibawah ini :

Gambar 21. Tampilan di Editor Turbo Pascal,
Program Persegipanjang dengan Fungsi

Sama seperti prosedur, untuk mengakses setiap Fungsi kita harus memanggil namanya. Fungsi juda dapat memiliki parameter, tetapi parameter yang terdapat dalam fungsi selalu merupakan parameter masukan (input parameter). Tipe hasil di dalam suatu fungsi merupakan tipe nilai balik (return) yang diberikan oleh fungsi. Bila kita perhatikan listing program diatas, terdapat sebuah Fungsi/Function dengan nama Luas yang memiliki parameter p dan l, sedangkan tipe nilai balik (return) yang dihasilkan oleh fungsi tersebut adalah integer. Pada contoh diatas Luas digunakan sebagai nama fungsi, dan didalam fungsi tersebut, Luas digunakan sebagai variabel untuk menampung hasil perhitungan pada fungsi tersebut.
Apakah suatu modul program harus dibuat menjadi fungsi atau prosedur ?, jawabannya adalah terserah anda, karena ini semua tergantung dari kebutuhan dan kemampuan seorang programmer. Namun biasanya fungsi digunakan bila suatu modul program mengembalikan suatu nilai sedangkan prosedur digunakan untuk menghasilkan sekumpulan aksi. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi setiap pembacanya, bila ada kririk dan saran silahkan kirim ke : rohmatg@yahoo.com.


Read more


Penggunaan If dan Case pada Pascal

Pendahuluan
Pascal merupan salah satu program yang terkemuka karena struktur penulisannya yang mengalir seperti algoritma, saat ini kita akan mempelajari perbedaan antara case dan if pada pascal 1.5 (TPW 1.5). sebelum itu perhatikan keterangan berikut ini struktur dasarnya

Program namaprogram;  judul program
Var jenis : variable;  jenis variabel
Begin ;  memulai program
Clrscr  membersihkan layar (boleh digunakan dan tidak)
Isi  isi program
End.  akhir program

Keterangan
Write  menapilkan tulisan
Writeln  menapilkan tulisan pada garis baru
Read  menginput data
Readln  manginput data pada garis baru
Var  variable





Isi

CASE

program case1;
uses wincrt;
var nip,nama : string;
pendapatan,pajak : real;
gol : char;
begin
clrscr;
writeln('--------- DAFTAR PAJAK ----------');
writeln('_________________________________');
write ('NIP : ');readln(nip);
write ('Nama Karyawan : ');readln(nama);
write ('Golongan [A,B,C] : ');readln(gol);
write ('Pendapatan : ');readln(pendapatan);
case upcase(gol) of
'A' : begin
writeln('Golongan ini bebas pajak');
pajak := 0;
end;
'B' : pajak := 0.1 * pendapatan;
'C' : pajak := 0.2 * pendapatan;
else write('Salah melakukan Penginputan data ');
end;
writeln('Pajak : Rp. ',pajak:9:2);
end.

Tampilan saat case Di running




















Sedangkan untuk program IF

program if1;
uses wincrt;
var nip,nama : string;
pendapatan,pajak : real;
gol : char;
begin
clrscr;
writeln('--------- DAFTAR PAJAK ----------');
writeln('_________________________________');
write ('NIP : ');readln(nip);
write ('Nama Karyawan : ');readln(nama);
write ('Golongan [A,B,C] : ');readln(gol);
write ('Pendapatan : ');readln(pendapatan);
if (gol = 'A' )or (gol = 'a') then
pajak := 0
else if (gol = 'B') or (gol = 'b') then
pajak := 0.1 * pendapatan
else if (gol = 'C') or (gol = 'c') then
pajak := 0.2 * pendapatan
else write('Salah melakukan Penginputan data ');
writeln('Pajak : Rp. ',pajak:9:2);
end.


Read more


::Anti Virus Palsu Penyebar Virus::



Waspadalah! Jangan merasa aman jika telah menggunakan antivirus pada komputer anda. Karena ternyata, menurut penelitian
yang dilakukan Google, piranti lunak anti-virus palsu yang menginfeksi komputer pribadi menjadi ancaman makin besar dalam
dunia maya. Google menganalisa 240 juta halaman internet selama 13 bulan dan mendapati bahwa program anti-virus palsu
menyumbang sekitar 15 persen dari semua program virus di dunia maya.
Scammers menipu dengan cara meyakinkan pengguna agar mengunduh program anti-virus karena komputer mereka terkena
virus. Begitu di install, piranti lunak tadi mungkin akan mencuri data atau memaksa yang bersangkutan membayar
produk-produk palsu tadi. ''Yang mengejutkan, banyak pengguna termakan tipuan ini dan kemudian membeli anti-virus palsu
tadi,'' sebut penelitian itu.
Lebih celaka lagi, anti-virus palsu tadi seringkali ditunggangi virus komputer yang sesungguhnya yang akan bersarang di
komputer. "Tak peduli pembayaran sudah dilakukan atau belum.''
Penelitian yang hasilnya dipaparkan di sebuah Lokakarya Usenix di Kalifornia dan membahas ancaman dan penipuan dalam
skala besar di dunia maya, menganalisa situs internet antara Januari 2009 hingga Februari 2010.
Mereka menemukan 11 ribu domain internet yang terlibat dalam penyebaran anti-virus palsu tersebut. Kalau sudah ada
anti-virus di dalam komputer, tidak semestinya pengguna harus mengunduh lagi.
Graham Cluley dari perusahaan keamanan Sophos mengatakan bahwa salah satu cara yang paling umum dilakukan adalah
dengan para hackers melakukan teknik yang dikenal dengan optimalisasi mesin pencari topi hitam.
''Para hackers mencari berita yang populer seperti kematian Michael Jackson misalnya,'' kata Cluley. ''Mereka kemudian
membuat situs yang dipenuhi dengan bahan yang kalau dicari lewat mesin pencari di internet akan muncul di halaman
pertama.''
Siapapun yang mengklik situs itu, katanya, akan diserbu dengan penampilan yang menghubungkannya dengan perangkat
lunak anti-virus palsu itu. Google mencoba menyaring situs-situs seperti itu, tetapi para hackers dikatakan dengan cepat
bergerak dari satu domain ke domain lain sehingga sulit terdeteksi.
Cluley mengatakan orang harus mengerti betul dengan program anti-virus mereka sendiri dan harus selalu waspada kalau ada
pop-up yang meminta pengguna mengunduh sesuatu dengan membayar untuk membersihkan komputer. ''Kalau sudah ada
anti-virus di dalam komputer, tidak semestinya pengguna harus mengunduh lagi,'' katanya

Read more


"Software" Pendidikan Indonesia Mendunia



JAKARTA, KOMPAS.com — Peranti lunak (software) pendidikan sains dan matematika dari PT Pesona Edukasi, yang murni buah karya anak bangsa, mampu menembus pasar global. Bahkan, PT Pesona Edukasi terpilih menjadi satu dari sembilan partner Microsoft tingkat dunia untuk mengisi materi teknologi baru Microsoft untuk pendidikan MultiPoint Mouse.
Manfaat teknologi ini adalah memberi kesempatan anak berkolaborasi menjalankan satu program atau berkompetisi satu dengan yang lain.
-- Ananta Gondomono

Ananta Gondomono, Academic Program Manager PT Microsoft Indonesia, di Jakarta, Selasa (4/5/2010), mengatakan, muatan pendidikan yang diciptakan PT Pesona Edukasi itu diunggah di situs web Microsoft sehingga bisa diakses secara global dan gratis. Microsoft mengembangkan teknologi MultiPoint Mouse itu untuk mengatasi kesenjangan penggunaan teknologi informasi di dunia pendidikan.

Menurut Ananta, di ruang kelas yang memiliki komputer (PC) yang terbatas, kini komputer bisa digunakan secara bersama-sama oleh siswa. Yang sudah diuji coba bisa dipakai 20 siswa secara bersamaan.

Teknologi Windows® MultiPoint™ Mouse adalah rekayasa pemrograman komputer yang memungkinkan satu layar komputer dapat diakses sampai lebih dari 30 mouse sekaligus. Satu komputer dapat digunakan oleh 30 anak dalam satu kelas dengan setiap anak menggunakan mouse untuk menjalankan aplikasi secara bersama-sama.

Manfaat dari penggunaan teknologi ini adalah memberi kesempatan kepada anak untuk berkolaborasi dalam menjalankan satu program atau berkompetisi satu dengan yang lain. Aplikasi yang diberi nama Amazing Concert ini dapat diunduh secara gratis di http;//www.microsoft.com/multipoint/mouse-sdk/showcase.aspx.

Hary Candra, Marketing Director PT Pesona Edukasi, menjelaskan, PT Pesona Edukasi mengembangkan peranti lunak Amazing Concert sebagai satu aplikasi peranti lunak pendidikan "bermain musik bersama". Selain itu, ada juga DigiCarnival, yakni peranti lunak belajar matematika dengan topik mengurutkan angka, dan Monkey Rescue, yakni peranti lunak belajar bahasa dan pengetahuan umum yang dikemas seperti permainan hangman.

Bambang Juwono, Managing Director PT Pesona Edukasi, berharap melalui peranti ini anak-anak di seluruh dunia, termasuk anak-anak Indonesia, dapat menikmati kegembiraan dalam kebersamaan sehingga melalui seni dan teknologi mereka dapat belajar hidup bersama. (ELN)

Read more


Di Balik Intel Core i5 661




nformasi tentang prosesor mereka dengan fabrikasi 32 nm sudah beredar beberapa bulan silam. Kini Intel sudah mulai memasarkan prosesor dengan proses fabrikasi 32 nm tersebut.

Core i5 661

Walaupun masih mengenakan nama Core i5, Core i5 661 (kode nama Clarkdale) sebenarnya memiliki perbedaan yang tidak terlalu banyak dengan Core i5 terdahulu yang menggunakan nama sandi (code name) Lynnfield. Perbedaan yang paling terlihat adalah Core i5 661 merupakan sebuah prosesor dual-core sedangkan Core i5 750 merupakan prosesor yang memiliki empat inti (quad-core sebagaimana prosesor lainnya yang tergabung dalam jajaran prosesor bernamasandi Clarkdale). Selain itu, inilah prosesor pertama yang berhasil mengintegrasikan pengolah grafis ke dalam “rumah” prosesornya. Selebihnya adalah sama karena baik Lynnfield maupun Clarkdale masih dibangun di atas arsitektur Nehalem.

Seperti yang terlihat pada tampilan fisik prosesor baru ini, di balik IHS-nya terdapat dua buah inti, yang satu adalah inti prosesor, sementara satunya lagi adalah inti dari pengolah grafisnya.


Keistimewaan

Ya, inilah keistimewaan prosesor 32 nm terbaru dari Intel, lengkapnya simak tabel berikut ini:

Model


Kecepatan


Cores/ Threads


Turbo Boost


L3 Cache


Dukungan Memori (DDR3)


Kecepatan Pengolah Grafis Terintegrasi


TDP

Core i5-670


3,46 GHz


2/4


3,73 GHz


4 MB


1333 MHz


733 MHz


73 W

Core i5-661


3,33 GHz


2/4


3,60 GHz


4 MB


1333 MHz


900 MHz


87 W

Core i5-660


3,33 GHz


2/4


3,60 GHz


4 MB


1333 MHz


733 MHz


73 W

Core i5-650


3,20 GHz


2/4


3.46 GHz


4 MB


1333 MHz


733 MHz


73 W

Core i3-540


3,06 GHz


2/4


-


4 MB


1333 MHz


733 MHz


73 W

Core i3-530


2,93 GHz


2/4


-


4 MB


1333 MHz


733 MHz


73 W

Pentium G6950


2,80 GHz


2/2


-


3 MB


1066 MHz


533 MHz


73 W

Dengan diletakkannya pengolah grafis di dalam prosesor, secara tidak langsung jumlah inti prosesor akan berkurang karena ditempati oleh inti pengolah grafis tersebut. Namun untuk tetap memiliki kinerja yang dapat diandalkan, Intel membekali jajaran Clarkdale ini dengan kemampuan Hyper-Threading dan Turbo Boost (kecuali untuk Clarkdale “junior” seperti Core i3/tanpa Turbo Boost dan Pentium G6950 yang juga memiliki L3 Cache paling kecil).

Core i5 661 yang kami uji di sini memiliki keistimewaan tersendiri. Jika Anda perhatikan tabel, Core i5 661 memiliki kecepatan pengolah grafis tercepat dibandingkan saudaranya. Hal tersebut juga berdampak pada TDP-nya yang juga lebih tinggi di antara prosesor Clarkdale lainnya.

Pengolah grafisnya sendiri adalah sebuah Intel GMA dengan dukungan DX10 yang secara spesifikasi mirip dengan GMA X4500 yang terintegrasi di chipset Intel G41.

Perbandingan Kinerja Core i5 661 dengan Core i5 750 serta Grafis Core i5 661 dengan Intel G41
Pada pengujian, InfoKomputer menggunakan sistem dengan spesifikasi berikut:

Prosesor


Core i5 i5-750 (2,67 GHz)




Core i5 i5-661 (3,33 GHz)




Core 2 Duo E7300 (3,33 GHz)

HSF


Intel box standard cooling

Motherboard


MSI P55-GD80


Intel DH55TC


ASRock G41M-S

Memori


Kingston DDR3-1066 1GB (SPD) x 2


Kingston DDR2-800 1GB (SPD) x 2

VGA


Asus Radeon HD 4870 512MB


Intel Integrated Graphics Media Accelerator

Harddisk


Seagate 7200.11 320GB SATA

Optic drive


LiteOn SOHD-16P9S DVD-ROM 16x

PSU


SilverStone OP700


Di sini kami melakukan dua macam uji. Yang pertama adalah pengujian kinerja murni prosessor yakni Core i5 661 vs Core i5 750. Yang kedua adalah kinerja grafis terintegrasi antara Core i5 661 vs Intel G41.

Sebagai sistem operasi, kami gunakan Windows Vista Ultimate SP2. Ada pun aplikasi uji kami adalah:
- PCMark Vantage Pro 1.0.1.0
- Sisoft Sandra 2009 SP4
- Expression Encoder 3 3.0.1332.0 (video encoding)
- dBpoweramp 13.3 (audio encoding)
- Sysmark 2007 Preview 1.05 (image rendering)
- Cinebench R10 (3D content creation)
- 3DMark Vantage Pro 1.0.1 (performance preset)
- Stalker : Clear Sky Benchmark (3D gaming)

PCMark Vantage Pro 1.0.1.0

Deskripsi: PCMark Vantage sebagian besar menggunakan aplikasi-aplikasi bawaan Windows Vista. Software ini dibagi atas 3 suite: PCMark Suite, Windows Vista Consumer Scenario Suites, dan HDD Suite. Yang digunakan dalam uji ini adalah PCMark Suite yang mewakili sistem secara keseluruhan.

Hasil: Meskipun Core i5 661 memiliki kecepatan yang lebih tinggi, sepertinya Core i5 750 masih diuntungkan dengan banyaknya inti prosesor yang dimilikinya.

Core i5 750


5069

Core i5 661


4619



Sisoft Sandra 2009 SP4

Deskripsi: SiSoftware Sandra 2009 merupakan penganalisa sistem berbasis Windows. Proses benchmark kami lakukan untuk uji CPU dari sisi arithmatic dan multimedia. Pada modul Benchmarks juga terdapat pilihan bernama Memory Bandwidth. Bila dijalankan, Memory Bandwidth ini akan mengukur bandwidth memori utama sistem. Pengujian ini dibagi menjadi 2, Integer dan Float. Sebagai catatan, ini merupakan pengujian sintetis (tidak menggunakan aplikasi nyata), sehingga belum tentu hasilnya sejalan dengan aplikasi nyata..

Hasil: Sama seperti pada PCMark Vantage, i5 750 masih unggul atas i5 661 pada beberapa pengujian teoritis oleh SiSoft Sandra.




Core i5 750


Core i5 661

Dhrystone iSSE4.2


59,83 GIPS


41,65 GIPS

Whetstone iSSE3


34,29 GFLOPS


35,49 GFLOPS

Multimedia Int x8 iSSE4.1


95,57 Mpixel/s


73,32 Mpixel/s

Multimedia Float x4 iSSE2


59,48 Mpixel/s


56,69 Mpixel/s

Multimedia Double x2 iSSE2


30,33 Mpixel/s


31,29 Mpixel/s

RAM Int Buffered iSSE2


12,59 GB/s


10,55 GB/s

RAM Float Buffered iSSE2


12,55 GB/s


10,54 GB/s



Expression Encoder 3 3.0.1332.0

Deskripsi: Dengan bantuan software ini, kami mengkonversi sebuah file video dengan ekstensi avi menjadi ekstensi wmv.

Hasil: Pada uji encoding video, Core i5 750 masih diuntungkan dengan empat inti yang dimilikinya. Perbedaan kinerjanya cukup jauh.

Core i5 750


419 detik

Core i5 661


508 detik



dbPowerAmp 13.3

Deskripsi: Mengukur kinerja prosesor dalam melakukan konversi audio

Hasil: Untuk pertama kalinya, di sini Core i5 661 unggul atas Core i5 750. Tampaknya, program konversi ini lebih mementingkan kecepatan dibandingkan jumlah inti prosesor.

Core i5 750


101 detik

Core i5 661


81 detik



Sysmark 2007 Preview 1.05

Deskripsi: Software uji yang bertujuan mengukur kinerja sebuah sistem secara keseluruhan. Pengujian dilaksanakan menggunakan aplikasi-aplikasi nyata dan populer beserta model penggunaan yang dinilai mewakili sebagian besar pengguna. Aplikasi yang digunakan antara lain Windows Media Encoder 9, Photoshop CS2, Word 2003, dan 3DS Max 8.0. SYSmark 20 07 Preview dibagi atas 4 skenario penggunaan yakni: E-Learning, Video Creation, Office Productivity, dan 3D Modeling. Masing-masing menunjukkan kinerja sistem pada skenario penggunaan bersangkutan. Sementara hasil Rating SYSmark 2007 Preview menunjukkan kinerja sistem secara keseluruhan.

Hasil: terlihat bahwa Core i5 661 unggul atas Core i5 750 pada beberapa tes dan pada akhirnya keluar sebagai prosesor yang lebih cepat pada uji Sysmark 2007 ini. Lagi-lagi, sepertinya kecepatan i5 661 banyak membantu dalam aplikasi yang belum benar-benar mampu memanfaatkan multi-core.




Core i5 750


Core i5 661

E-Learning


179


195

VideoCreation


205


187

Productivity


118


120

3D


184


200

Rating


168


172



Cinebench R10

Deskripsi: Software ini didasarkan pada Cinema 4D – software animasi yang banyak digunakan pada studio dan rumah produksi dalam pembuatan content 3D. Cinebench R10 menguji kinerja sistem dalam me-render konten 3D. Pengujian yang digunakan dikhususkan pada rendering menggunakan prosesor multi-core .

Hasil: Seperti dugaan, jika aplikasi mampu menggunakan kemampuan multi-core secara optimal, i5 750 dengan empat intinya maju di depan meninggalkan i5 661.

Core i5 750


10708 CB-CPU

Core i5 661


8679 CB-CPU



3DMark Vantage Pro 1.0.1 (performance preset)

Deskripsi: Bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sebuah sistem DirectX 10 dalam menjalankan game 3D. 3DMark memang tidak menggunakan aplikasi nyata (game 3D sebenarnya). Namun tool ini memiliki sejumlah prinsip yang membantunya memenuhi tujuannya tersebut. Di sini grafis terintegrasi milik Core i5 661 diuji dan dibandingkan dengan solusi grafis terintegrasi yang ada di chipset.

Hasil: Nilai yang diperoleh cukup jauh selisihnya, kami menduga hal ini disebabkan pada sistem yang digunakan (prosesor dan memori) berpengaruh pada hasil keseluruhannya.

Core i5 661


P473

Core 2 Duo E7300+G41


P71



Stalker : Clear Sky Benchmark

Deskripsi: Uji kinerja 3D Gaming yang dikeluarkan resmi oleh pengembang game ini. Tool benchmark ini sudah mendukung DX10 secara penuh.

Hasil: Di sinilah terlihat perbedaan kinerja yang cukup nyata antara kedua pengolah grafis terintegrasi. Berbekal kecepatan yang lebih tinggi, Intel GMA pada Core i5 661 mengungguli kartu grafis yang terdapat pada G41.

Core i5 661


5,77fps

Core 2 Duo E7300+G41


2,29fps




Kesimpulan

Dari hasil uji, prosesor Core i5 661 memiliki kinerja yang cukup kompetitif dibandingkan dengan Core i5 750. Dengan clock speed yang tinggi serta kemampuan Hyper-Threading, dampak dari hilangnya 50% jumlah inti tidak terlalu besar. Kemampuan pengolah grafisnya memang belum bisa diandalkan untuk gaming serius (walaupun kecepatannya cukup tinggi), tetapi lebih dari cukup untuk penggunaan sehari-hari. Solusi pengolah grafis terintegrasi ini juga merupakan nilai tambah yang menarik karena kini dengan jajaran Clarkdale, solusi all-in-one computing dapat terwujud menjadi lebih ringkas.

Read more


Cara dan Tips Memilih Perguruan Tinggi atau Tempat Kuliah





tempat kuliah di indonesiaBeberapa bulan kedepan pasca UN dan Lulus, para pelajar SMA yang berniat melanjutkan pendidikan ke jenjang univeritas pastinya lagi mencari perguruan tinggi negeri ataupun perguruan tinggi swasta terbaik di nusantara atau bahkan perguruan tinggi terbaik di luar negeri. Untuk itu KarIn kembali memberikan masukan berupa cara memilih perguruan tinggi atau tips memilih tempat kuliah bagi calon mahasiswa yang membutuhkannya. Semoga bermanfaat, sehingga mendapatkan tempat kuliah yang tepat atau kampus terbaik!

Ketika memilih dan memilah tempat kuliah, kampus atau universitas yang akan anda jadikan pilihan, hal-hal yang perlu anda perhatikan selain biaya kuliah diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Jaringan Alumni. Tidak banyak kampus (univeritas) yang memiliki jaringan atau Ikatan Alumni yang kuat walau kampus negeri sekalipun. Faktor jaringan atau koneksi adalah yang Anda butuhkan nantinya selepas kuliah baik itu yang mau bekerja maupun yang mau berwirausaha. Di internet, masuklah misalnya melalui Google.com atau nowGoogle.com lalu lacak (search) dengan kata kunci “Ikatan Alumni Universitas …..” atau dengan cara Anda bertanya langsung ke lokasi.
2. Fasilitas, menjadi hak Anda sebagai calon mahasiswa untuk mengecek biaya yang Anda keluarkan nantinya dengan fasilitas yang Anda akan dapatkan. Semahal apapun biaya kuliah yang Anda keluarkan jika fasilitas kuliahnya sepadan tentunya Anda tidak akan rugi. Tapi, jika biaya tidak sesuai dengan fasilitas hal ini juga yang Anda harus perhatikan. Caranya sejak sekarang Anda bisa mengecek misalnya benar tidaknya fasilitas A, B, C dll yang ada di brosur atau iklan memang ada di kampus tersebut atau malah hanya rekayasa. Intinya anda harus mengenal sejak awal calon tempat kuliah anda sedini mungkin.
3. Iklim pergaulan di kampus – Iklim kampus disini maksudnya pergaulan atau kondisi sosial dalam kampus, misalnya bagaimana pergerakan organisasi kemahasiswaannya (Anda bisa liat misalnya kampus mana yang mahasiswanya sering demo, yang sering tawuran, yang sering mendapatkan prestasi dan lain-lain). Hal ini penting untuk Anda pertimbangkan, karena situasi lingkungan di kampus akan menentukan bahkan lebih besar persentasenya dibandikan kuliah di kelas dalam mendidik dan mempengaruhi Anda di kemudian hari.



Read more


.:: SUNGAI BAWAH LAUT::.





Originally Posted by Wikipedia
Sungai merupakan jalan air alami. mengalir menuju Samudera, Danau atau laut, atau ke sungai yang lain.Sungai merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Air dalam sundai umumnya terkumpul dari presipitasi, seperti hujan,embun, mata air, limpasan bawah tanah, dan di beberapa negara tertantu air sungai juga berasal dari lelehan es / salju. Selain air, sungai juga mengalirkan sedimen dan polutan. Kemanfaatan terbesar sebuah sungai adalah untuk irigasi pertanian, bahan baku air minum, sebagai saluran pembuangan air hujan dan air limbah, bahkan sebenarnya potensial untuk dijadikan objek wisata sungai. Di Indonesia saat ini terdapat 5.950 daerah aliran sungai (DAS).

tapi bagaimana dengan yang ini ??

jika anda seorang penyelam, maka anda harus mengunjungi Cenote Angelita, Meksiko. Disana ada sebuah gua. Jika anda menyelam sampai kedalaman 30 meter, airnya air segar (tawar), namun jika anda menyelam sampai kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin, lalu anda dapat melihat sebuah "sungai" di dasarnya, lengkap dengan pohon dan daun daunan. Namun tentu saja, itu bukanlah sungai biasa, itu adalah lapisan hidrogen sulfida, namun nampak seperti sungai... Wow.


berikut penelasan tentang gas Hidrogen Sulfida H2S :

Hidrogen sulfida, H2S, adalah gas yang tidak berwarna, beracun, mudah terbakar dan berbau seperti telur busuk. Gas ini dapat timbul dari aktivitas biologis ketika bakteri mengurai bahan organik dalam keadaan tanpa oksigen (aktivitas anaerobik), seperti di rawa, dan saluran pembuangan kotoran. Gas ini juga muncul pada gas yang timbul dari aktivitas gunung berapi dan gas alam.

Hidrogen sulfida juga dikenal dengan nama sulfana, sulfur hidrida, gas asam (sour gas), sulfurated hydrogen, asam hidrosulfurik, dan gas limbah (sewer gas). IUPAC menerima penamaan "hidrogen sulfida" dan "sulfana"; kata terakhir digunakan lebih eksklusif ketika menamakan campuran yang lebih kompleks.

Read more

:: Kalender Hijriah::

::LiNkQ::

asriyani.blogspot.com

Tukeran Link Yuk...!
Silahkan copy kode di atas...!
Saya akan segera link balik...!

::Online::

.:: Guest::.


ShoutMix chat widget

.:Bahan UAS Kelas XI :.

.:Bahan UAS Kelas XI :.


.:Jadwal Sholat:.

::GallerY::

::About Me::

Me............
Seorang Muslimah yang berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin.....Insya 'allah..
Keep Finght..!!
Keep Smille ^_^
selamat Melihat-lihat Tulisan yang Bermanfaat......^_^
Web hosting for webmasters